Wednesday, 17 March 2010

ADAKAH ENGKAU MENCINTAIKU?

beribu hari ku lalui bersamamu...
namun kau tak pernah peduli akan hadirku...
berjuta masa ku menemani ragamu...
namun bathinmu tak pernah inginkan ku...

hingga ambang batas cintaku...
ku langkahkan kaki menjauhimu...
namun ku tetap tak kau relakan...
apa yang sebenarnya ada dalam kalbumu???

cinta ataukah sebatas keinginan dan keegoisan?

ku terdiam sejenak tuk memutuskan...
namun cintaku padamu tetap berkobar...
dan kuputuskan untuk tetap tinggal di dekatmu...

hari pun silih berganti...
namun kau tetap seperti yang dulu...
acuh dan tak peduli pada cintaku...

dan hingga batas waktu ini...
slalu dan kan slalu kupertanyakan...
ADAKAH KAU MENCINTAIKU??

Mahadewi...

inilah perasaan yang telah lama tidak muncul dalam hati, inilah perasaan yang merupakan anugerah dari tuhan yang amat indah. tak ku hindari lagi, aku telah jatuh cinta. memang ini bukan perasaan yang pertama kali aku rasakan, namun dengan awal pandangan ku dengannya, aku telah merasakan hal indah itu, khayalku terbang bersama dengan senyumannya yang terukir dalam paras cantiknya. wahai bidadari, siapakah namamu? ingin ku menyapa dan berbicara dengannya...

sejalan dengan waktuku, tak berkurang perasaan ini, aku merasa menjadi orang yang paling bahagia di dunia ini karena perasaaan ini. oh, indahnya cinta ini... oh, mahadewi yang cantik, seluruh ruang dan relung hatiku telah terisi akan kau. pikiranku terbang bersamamu...

detik demi detik berlalu, mahadewi seakan telah mengerti apa maksud tingkah polahku. berkebalikan, itulah yang dia lakukan, seakan ia menolak akan maksudku, semua berjalan tidak seperti awal mula. wahai mahadewi, aku sedih akan tingkah polahmu, apa aku tidak bisa menjadi pengisi hatimu itu juga? aku tahu bahwa kau haus akan hadirnya seorang malaikat dalam hati.

aku memang bukan malaikat yang sempurna, inilah aku, seonggok makhluk yang mempunyai khayal yang tinggi akan kau. aku tidak bertindak bagai malaikat sempurna, aku bertindak bagai diri aku apa adanya, sehingga aku harap kau mengerti akan aku seperti ini. saat makhluk lain juga berusaha mendekatimu, akulah yang telah sejak awal memiliki perasaan ini, aku tidak berubah, walau seperti apapun engkau. sempat aku berpikir untuk mundur, namun apa daya, semua tentangmu telah menghiasi hari-hariku, bahkan dalam mimpiku.

wahai MAHADEWI, lihatlah aku, terimalah aku apa adanya. namun apabila engkau telah memilih, tetaplah menjadi bidadari yang menghiasi dunia ini, agar dunia ini akan tetap berwarna, karena senyummu itu...

170310 untuk seseorang yang sulit ku gapai...